
Ketum PSSI Eric Thohir duduk bersama President Director Djarum Foundation, Victor Rahmat Hartono (tengah). (Foto Instagram Eric Thohir).
kanalsuararakyat.com, KUDUS-Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Ketum PSSI), Eric Thohir mengapresiasi pembinaan sepakbola putri, yang saat tengah berkembang di Kabupaten Kudus. Pembinaan itu diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui program Turnamen MilkLife Soccer Challenge, yang terpusat di Supersoccer Arena (SSA) Rendeng.
Apresiasi itu diberikan Eric saat bertemu langsung President Director Djarum Foundation, Victor Rahmat Hartono, 15 Januari 2025 baru-baru ini. Eric mengucapkan terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang terus mengembangkan olahraga sepakbola putri di tanah air.
‘’Senang menerima kunjungan dari sektor swasta yang ingin memberikan kontribusi dalam program PSSI untuk sepak bola wanita di Indonesia,’’ ujar Eric Thohir.
Menurutnya, pembangunan sepak bola putri dari grassroot (Gerakan akar rumput, red) atau tingkat dasar hingga level nasional, menjadi bagian penting dalam pembinaan yang dilakukan PSSI.
‘’Semoga sukses untuk MilkLife yang terus mendorong perkembangan sepak bola putri Indonesia,’’ imbuhnya.
Menurutnya, pengembangan sepak bola putri Indonesia melalui ajang turnamen MilkLife Soccer Challenge, merupakan kolaboratif antara Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Perusahaan susu kemasan MilkLife.
Turnamen MilkLife Soccer Challenge sendiri, sebagai upaya pencarian bibit unggul pesepakbola putri usia dini, yakni pada kelompok usia 10 tahun (U-10) dan usia 12 tahun (U-12) atau jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Menteri Badan Usama Milik Negara (BUMN) itu pun berharap, bisa hadir dalam turnamen MilkLife Soccer Challenge All Star 2025, yang mempertemukan tim- tim terbaik dari 8 kota di Pulau Jawa.
Turnamen MilkLife Soccer Challenge All Star, akan berlangsung di Supersoccer Arena Rendeng Kudus, mulai 24 Januari hingga 26 Januari 2025.
Sementara Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, tim 8 kota yang akan turun dalam turnamen tersebut berasal dari Kudus, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung, Jakarta dan Tangerang.
‘’Kami berharap, Ketua Umum PSSI bisa hadir menyaksikan turnamen ini sehingga dapat menambah motivasi para peserta yang bertanding,’’ kata Yoppy, saat dihubungi, Kamis (16/1/2025).
Pihaknya pun merasa bangga, atas sambutan positif dari para kepala sekolah dan guru serta orangtau, terkait gelaran Turnamen MilkLife Soccer. Dengan demikian, peserta didik memiliki wadah untuk pengembangan non-akademis melalui olahraga sepak bola.
‘’Kemi berharap turnamen ini menjadi kawah candradimuka, untuk menemukan bibit- bibit sepak bola putri Indonesia yang unggul,’’ tandasnya.
Yoppy menuturkan, MilkLife Soccer Challenge kali pertama digelar 2023 di SSA Rendeng, Kudus. Kemudian merambah di delapan kota di Pulau Jawa. Hasilnya, atlet terbaik dipertemukan dalam turnamen MilkLife Soccer Challenge All Star 2025 yang digelar di Kudus, akhir Januari ini.
‘’Melalui turnamen sepak bola putri di level grassroot ini, ekosistem sepak bola putri di Indonesia memiliki pondasi yang kokoh,’’ tutupnya. (fir/ksr)